4 Prinsip Parenting Untuk Membentuk Karakter Positif Pada Anak

Sosok anak sudah seperti kertas putih kosong yang bisa dihiasi dengan berbagai tulisan ataupun coretan. Coretan-coretan tersebut bisa membuat kertas putih menjadi lebih indah atau bahkan bisa sebaliknya.

Namun, indah atau tidaknya tersebut bergantung kepada orang tuanya yang dimana pola asuh yang baik dapat membantu menubuhkan rasa kejujuran, kepedulian, kemandirian, serta hal-hal positif lainnya.

Rasa cemas, depresi, penyalahgunaan alkohol dan narkoba, hingga pergaulan bebas pun dapat terlindungi karena kecerdasan anak yang mendukung.

Berikut ini adalah 4 prinsip pola asuh yang bisa Anda terapkan

1. Menjadi Panutan yang Baik

Tentunya, setiap anak pasti cenderung meniru apa yang orang tuanya lakukan. Maka dari itu, menjadi panutan yang baik adalah salah satu cara mendidik anak bagi para orang tua.

Berilah contoh yang baik saat Anda ingin menanamkan suatu karakter positif kepada anak Anda, seperti selalu berkata jujur, membantu orang lain tanpa mengharapkan imbalan, serta berperilaku sopan santun terhadap orang lain.

Tak hanya itu, menunjukkan cara hidup sehat, seperti mengonsumsi sayuran dan buah-buahan secara seimbang, sikat gigi setelah makan dan sebelum tidur, serta membuang sampah pada tempatnya juga bisa memberikan karakter positif kepada anak Anda.

2. Jangan Terlalu Memanjakan Anak

Selalu menuruti kemauan si anak juga tidak terlalu baik. Mulai sekarang, Anda harus bisa mengurangi kebiasaan memanjakan anak dan memberi pembelajaran agar ia tidak terlalu manja.

Contohnya, saat orang tua sedang memberikan makanan sehat, si anak tidak mau menuruti dan kemudian menangis atau tantrum menolak pemberian orang tua, meminta dibelikan sesuatu yang tidak dibutuhkan, dan lain sebagainya yang membuat kepribadian anak menjadi buruk.

Hal ini dapat membuat anak menjadi lebih disiplin dan tentunya penting untuk dilakukan orang tua dalam membentuk karakter baik pada anak.

Namun, walaupun Anda tidak memanjakan anak Anda, jangan pernah memukulnya atau memarahinya ketika ia bersalah.

Menegur anak dengan lembut namun tegas saat ia berbuat salah akan membuatnya lebih memahami kesalahannya.

3. Luangkan Waktu Untuk Anak

Mungkin beberapa dari orang tua memang sangat sibuk dengan pekerjaannya. Namun, mereka bisa melakukan tindakan yang buruk karena tidaknya mendapatkan perhatian dari orang tua.

Cobalah untuk sesekali meluangkan waktu untuk terlibat dalam kehidupan anak agar anak lebih mendapatkan kehangatan karena diperhatikan oleh orang tuanya.

Meluangkan waktu seperti sarapan bersama, mengantar ke sekolah, datang ke setiap acara anak, atau bahkan hanya sebatas perbincangan sebelum tidur tentang kesehariannya di sekolahan akan membuat anak menjadi lebih meringankan beban kehidupannya.

Namun, perlu diingat bahwa bukan berarti Anda terus-menerus berada di sampingnya dalam meluangkan waktu pada anak.

4. Menumbuhkan Sifat Mandiri Pada Anak

Melatih anak yang mandiri dengan memberikan kepercayaan, apresiasi, dan kesempatan seperti mengajarkan anak untuk merapihkan mainan dan tempat tidurnya sendiri ini akan membuat ia menjadi lebih mandiri kedepannya.

Anak yang bertumbuh remaja atau dewasa tentunya akan mendapatkan masalah-masalah pribadinya. Orang tua juga bisa membantu anak untuk menyelesaikannya dengan berdiskusi dan berpikir jernih.

Anak yang masih ingin bermain tentunya tidak mudah untuk belajar mandiri. Tunjukkanlah apresiasi dan kasih sayang Anda pada setiap usahanya saat ia menyelesaikan tugasnya dengan baik.

Dengan adanya sifat mandiri ini pun anak yang tumbuh dewasa nanti akan menjadi sosok yang bisa mengurus dirinya sendiri dan tidak selalu melibatkan orang lain.

Nah, itulah 4 prinsip parenting untuk membentuk karakter positif pada anak yang tentunya hal ini dapat berpengaruh ke karakter anak. Dukungan orang tua sangatlah penting untuk anak, jadi dukunglah anak Anda agar bisa menjadi pribadi yang baik.